Selamat Datang di Blog Kampung Nelayan

Menyambut Ramadhan di Perantauan


Alhamdulillah bulan suci ramadhan telah datang bulan penuh keberkahan, bulan  dimana ummat islam menunaikan ibadah puasa sebualan penuh untuk mencapai kemenangan di hari yang fitri, semarak ramadhan mulai terasa diseluruh penjuru tanah air, dikota-kota besar bahkan dikampung-kampung ummat islam ramai berbondong-bondong menyambut dengan penuh kebahagiaan, ada yang menyambutnya dengan berkumpul bersama keluarga, sahabat dan teman-teman sekerja.
Menyambut bulan suci ramadhan sangatlah indah dengan penuh kebahagiaan jika kita kemudian bisa berkumpul bersama keluarga tercinta, awal bulan suci sangat hikmat ketika bersama ibu,ayah,kakak dan adik kita. Kita bisa Bersama bercanda, tersenyum dan bahagia ketika sahur dan sholat berjama”ah bersama keluarga kecil yang kitai cintai.
Berkumpul bersama keluarga  adalah keinginan setiap ummat islam dalam menyambut bulan suci ramadhan, namun bagi mahasiswa, pekerja atau orang yang merantau dinegeri orang mencari rejeki sangat sulit berkumpul bersama keluarga dirumah atau dikampung, disebabkan jarak dan waktu yang sulit untuk dilakukan, berbeda ketika kita masih kecil ketika itu kita masih bisa menyambut ramadhan bersama ayah dan ibu yang kita cintai.

5 Juni 1989 - 5 Juni 2015 ( Perjalanan Hidup )


Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang menciptkan manusia, dengan izinya saya bisa menikmati indahnya dunia dengan segala bentuk ciptaan di muka bumi dengan pegunungan dan lautan yang indah dan begitu luas, dengan izinya pula umur saya semakin berkurang seiring semakin dewasanya saya dalam hal bertindak apa yang baik dan benar dan menjauhi apa yang tidak baik dan dilarang.
5 juni tahun 1989 adalah tanggal kelahiran saya tepat berumur 26 tahun , dilahirkan disebuah desa di kota kecil di Sulawesi selatan, desa yang jauh dari kesibukan manusia perkotaan penduduknya yang ramah saling bergotong royong,saling membantu dan saling mengingatkan, desa itu bernama Tala-Tala. Saya dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana, bukan keturunan raja ataupun bangsawan yang sering kita dengar dizaman kerajaan dulu, saya bukanlah keturunan saudagar atau tuan tanah yang sangat kaya raya dalam sebuah desa, saya lahir dari keluarga kecil dengan ibu dan bapak yang berpenghasilan cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan itu sangat sederhana.
Seiring dengan pertumbuhan dan bertambahnya umur saya, banyak hal yang saya dapatkan dari proses kehidupan di dunia ini, proses susah dan senangya dalam menjalani kehidupan sehari-hari , sejak kecil hingga mencapai titik kedewasaan, dari bangku sekolah dasar hingga kebangku perguruan tinggi semuanya saya lalui dengan penderitaan dan sekali –kali menikmati kebahagiaan.

Sekolah atau Menikah…!!! #karenah Ini JUNI


Sekolah atau menikah… memilih menikah atau kembali melanjutkan sekolah…? Pilihan pilihan ini semakin membuat hati saya ataupun anda galau kata anak muda zaman sekarang, galau disebabkan ini bulan juni dimana umur saya akan semakin berkurang bulan dimana saya dilahirkan tuntutan untuk menikah semakin berdatangan baik kerabat ataupun keluarga, disisi lain dorongan untuk melanjutkan pendidikan ke strata yang lebih tinggi juga semakin membani pikiran, pilihan pilihan ini menjadi tak terbendung dan membuat saya perlu berhati-hati dalam menentukanya.

Dalam pemikiran saya sekolah itu sangat penting sebab sekolah menjauhkan kita dari kemiskinan, sekolah bisa mengangkat derajat manusia yang lebih tinggi dengan kata lain sekolah membuat manusia berpikir dewasa dalam bertindak  tentunya dalam batas kebenaran, sekolah juga bisa membuat kita semakin sejahtera ketika ilmu yang kita dapatkan dipergunakan sebaik-baiknya.seperti pepatah “ tuntutlah ilmu sampai kenegeri cina “

Lain halnya dengan menikah agama mengajarkan ketika kita sanggup dengan umur yang cukup diwajibkan  manusia untuk menikah kalaupun bisa dilaksankan secepat mungkin demi kebaikan, didalam agama juga diajarkan ketika menikah maka pintu rezeki akan semakin terbuka pernyataan ini logis sebab 2 orang manusia menjadi satu hidup bersama, 2 orang manusia digabung rezekinya sehingga berlipat ganda, ini sebuah keberkahan tersendiri ketika yang namanya pernikahan itu disegerakan pelaksanaanya.luar biasa kan nikmatnya maha besar sang pencipta.

KARYA POPULER