Selamat Datang di Blog Kampung Nelayan

PEMILIK MODAL VS MENTERI BARU KKP SUSI PUDJIASTUTI (AKAR KEMIKSINAN NELAYAN)

Indonesia kaya akan sumberdaya perikanan ribuan jenis ikan berada di perairan Indonesia dengan potensi ini Indonesia juga disebut sebagai lumbun ikan dunia,dalam berbagai penilitian yang dilakukan oleh para ahli jika potensi perikanan Indonesia di kelolah dengan manajemen yang baik maka nilai ekonominya bisa diperikanan menutupi utang luar negeri yang selama ini belum bisa di bayar.

Potensi perikanan yang memiliki nilai ekonomi ini sangat dinantikan dikelolah dengan baik oleh pemerintahan baru kedepanya,harapan ini tidaklah menjadi mimpi belaka sebab potensi perikanan ini adalah sebuah keharusan bagi pemerintahan baru jika ingin menjadi Negara yang mensejahterkan rakyatnya dan memakmurkan negaranya.

Negara Bahari atau Negara Maritim

Negara Bahari atau Negara Maritim
( Kementerian Kelautan dan Perikanan Vs Kemnko Maritim )
Pemilihan umum presiden telah selesai.rakyat telah memilih pemimpinya untuk 5 tahun kedepan,meskipun sempat di perkarakan ke MK namun keputusan KPU tak jauh berbeda dengan keputusan di MK, rakyat telah memutuskan untuk di pimpin oleh Joko Widodo dan M.Jusuf Kalla sebagai pasangan presiden dan wakil presiden periode 2014-2019.
Terpilihnya pasangan Jokowi-JK yang di putuskan oleh jutaan rakyat indonesia melalui pemilihan umum tidak terlepas dari visi-misi pasangan ini ingin membawa indonesia sebagai poros maritim dunia, gagasan ini sudah lama di tunggu rakyat indonesia yang mayoritas bermukim di pesisir laut.kendati visi ini baru muncul ke permukaan sejak 69 tahun indonesia merdeka.
Visi misi membangun indonesia sebagai poros maritim dunia tidaklah muda bagi pasangan Jokowi-JK, apalagi hanya sekedar konsep di atas kertas namun visi misi haruslah didukung dengan sumberdaya manusia yang handal beserta teknologinya dan tak lupa mendapat dukungan moril dari seluruh rakyat indonesia.visi misi ini haruslah di persiapkan dengan matang dan memperkuat kementerian yang akan fokus melaksanakan dan mewujudkan indonesia sebagai poros maritim.
Untuk mewujudkan indonesia sebagai poros maritim dunia pasangan Jokowi-JK bekerja keras melalui tim transisinya untuk menyusun pemerintahan baru termasuk membentuk kementerian maritim dan meleburkan kementerian kelautan dan perikanan menjadi kementerian kedaulatan pangan yang didalamnya terdapat (Pertanian,perkebunan,kehutanan dan perikanan) opsi ini dianggap sebagai bentuk keseriusan pemerintahan baru untuk mewujudkan indonesia sebagai poros maritim dunia.
Namun kebijakan ini dianggap sebagian praktisi perikanan sebagai kemunduran ide dan akhirnya terjadi perdebatan yang panjang atas opsi yang di buat oleh tim transisi Jokowi-JK,termasuk perbedaan konsep antara negara bahari atau negara maritim.banyak pakar beranggapan bahwa ketika ada kemenko maritim maka semua yang terkait laut akan masuk kedalamnya.termasuk nelayan dan wisata bahari.namun tidak sedikit juga beranggapan bahwa kemenko maritim hanya sebatas koordinasi yang didalamnya tidak bersifat teknis dan hanya mengurusi seleuruh perdagangan diatas laut.dengan jasa jasa maritim seperti kapal niaga dll.
Negara Bahari dan Negara Maritim
Jika kita menyebut negara bahari maka yang terlintas didalam pikiran kita adalah indonesia,dari sabang sampai marauke beribu gugusan pulau pulau,garis pantai yang sangat panjang serta laut yang luas dimana 75 % wilayah indonesia adalah lautan menjadikan indonesia sebagai negara bahari yang begitu terkenal di dunia.
Ciri ciri fisik negara bahari seperti wilayah laut yang luas.memiliki pulau pulau yang banyak dengan garis pantainya sudah dimiliki indonesia meskipun sebagian orang masih mempertanyakan oleh sebab belum adanya pembangunan di sektor bahari yang bisa menyejahterkan rakyat indonesia.
Sedangkan negara maritim menurut kamus besar bahasa indonesia di artikan sebagai yang berhubungan dengan laut,berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan di laut.dalam bahasa ingris maritim di artikan sebagai “connected with the sea,especilly in relation to seafaring commercial or military activity.
Dalam bukunya SeaPower seorang pakar Geoffrey Till mengatakan bahwa maritim hanya di maksudkan yang berhubungan dengan angkatan laut.dan kadang kala diartikan angkatan laut yang berhubungan dengan udara dan darat.dan juga diartikan seluruh yang kegiatan yang berhubungan dengan komersial dan pengunaan nonmiliter terhadap laut.
Lebih jauh lagi Geoffrey Till mengatakan bahwa kekuatan maritim adalah berhubungan dengan angkatan laut,coastguard,dan industri maritim secara luas yang meliputi kekuatan darat dan laut. dikatan sir julian corbett, makna sesungguhnya seapower bukanlah apa yang terjadi di laut ,namun bagaimana peristiwa di laut mempengaruhi jalanya persitiwa di darat.
Kalau kita ingin memengkaji perbedaan kata bahari dan maritim kita terlebih dahulu mengartikanya.Sebenarnya, perbedaan pengertian Bahari dan Maritim jelas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, 1991, h.76. Dalam kamus itu, dijelaskan bahwa Bahari: ba-ha-ri: (kl-klasik, untuk menandai penggunaannya dalam Melayu Klasik mengandung pengertian: dahulu kala, kuno, tua sekali: adat yang tua sekali.; (ark-arkais, untuk menandai tidak lazimnya kata yang bersangkutan): mengenai laut; bahri. Selajutnya ke.ba.ha.ri.an (n):
segala sesusatunya yang berhubungan dengan laut. sedangkan Martim : bermakna sebagai berkaitan dengan laut ,seperti yang berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan melaului laut .
Jika mengkaji pendapat diatas apakah indonesia sekarang negara bahari atau negara maritim ? atau kita bisa membalikkan dan mengatakan indonesia negara bahari menuju negara maritim.
Menatap Pemerintahan Baru ( Poros Maritim Dunia )
Indonesia memiliki potensi bahari yang sangat besar.menurut Prof Rokhmin Dahuri potensi ekonomi perikanan indonesia diantaranya,1.perikanan tangkap,2 Perikanan Budidaya 3,industri pengolahan hasil perikanan 4 industri bioteknologi kelautan 5,pariwisata bahari 6,hutan mangrove, dan sumberdaya alam pulau-pulau kecil. Total nilai ekonomi perikanan ini dianggap membuka lapangan kerja baru dan menjadi sumber pendapatan negara yang sangat besar.
Sangat di sayangkan ketika potensi perikanan ini tidak di kelolah dengan baik,apalagi jika di pandang sebelah mata oleh pengambil kebijakan.
Sekarang Indonesia telah memiliki pemimpin baru yang di pilih dan di putuskan oleh rakyat ,pemerintahan baru ini di anggap mampu membawa indonesia menjadi poros maritim dunia,rakyat berharap konsep maritim bukan janji semata tetapi di aplikasikan agar indonesia menjadi lebih baik.
Sejak 69 tahun indonesia merdeka namun kita terus saja terombang ambing di laut lepas tak bisa menentukan arah dan tujuan kemana pembangunan ini berlabuh.
Dengan pemerintahan yang baru ini kita berikan dukungan agar potensi bahari menjadi prioritas pembangunan 5 tahun kedepanya.
Oleh Indar Wijaya,S.Pi  Fungsionaris Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia
( Sekjen Himapikani 2012-2014)

SAVE NELAYAN SAVE KKP/PERIKANAN



SAVE NELAYAN SAVE KKP/PERIKANAN

 Di tengah tengah harapan yang begitu besar dengan presiden baru Jokowi-JK yang bervisi maritimnya,nelayan dan mahasiswa di kagetkan dengan adanya isu kebijakan baru pemerintahan transisi Jokowi-Jk untuk meleburkan KKP kedalam kementerian baru yang disebut kedaulatan pangan,serta membentuk kemenko maritim untuk mengurusi persoalan maritim.kebijakan ini dianggap akan membawa dan mempercepat terwujudnya visi maritim yang di canangkan presiden baru Jokowi-JK.
Peleburan KKP/Perikanan kedalam kementerian baru yang disebut kedaulatan pangan adalah masalah besar bagi nelayan petambak ,sumberdaya alam pesisir dan pulau pulau kecil.sebab peleburan ini adalah kemunduran ide dan gagasan dalam menangani persoalan maritim.kenapa tidak di zaman orde baru dimana kejadian ini pernah terjadi sebelum KKP/Perikanan di bentuk.pada saat itu semua yang mengurusi persoalan pangan ada di satu atap yang disebut kementerian pertanian.(Pertanian,perkebunan,peternakan kehutanan dan Perikanan) apa bedanya ketika di lebur kembali..?? wajah baru tapi ide lama. Nama baru tetapi konsepnya sama di zaman orde baru yang menjadikan perikanan sebagai anak tiri pembangunan.
Kemnko maritim bukan masalah buat nelayan dan mahasiswa,bahkan akan lebih baik dan terkoordinasi ketika kemenko maritim didirikan sebab persoalan tumpang tindih kebijakan sektoral selama ini yang menghambat pembangunan di sektor laut dan perikanan.sehingga hadirnya kemenko maritim dianggap sebagai solusi.bahkan akan menjadikan KKP semakin kuat yang fokus mengurus laut dan perikanan dan semakin lebih baik dalam membuat program pembangunan nelayan pesisir dan laut.Lahirnya Kemenko maritim adalah kekuatan baru untuk mempercepat pembangunan maritim indonesia.dengan catatan KKP/Perikanan tidak di lebur.
Jakarta 26 Agustus 2014
Indar Wijaya / Sekjen HIMAPIKANI 2012-2014
Fungsionaris Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia

KARYA POPULER